Pesan Singkat
Bawa Manfaat
Allahu Akbar.. Allahu Akbar.. Laa Ilaaha Illa Allah.. Suara adzan
selesai berkumandang. Aku segera ambil air wudhu untuk shalat. Selesai shalat
aku berdzikir dulu karena saat itu hari kamis. Setelah shalat dan dzikir aku langsung
cabut ke kamar kesayanganku, walau kamar tersebut sempit itu tempat yang paling
indah bagiku, karena disitu aku meluapkan semua amarah, sedih, senang dan
sebagainya. Sampai dikamar, aku langsung cari hpku, karena saat shalat tadi
hpku berbunyi kalau ada yang ngirim pesan ke aku. Setelah aku lihat, ada 3
pesan untuk aku. Anehnya, 1 pesan tersebut dari orang yang jarang banget ngirim apapun ke aku. 2 pesan yang lain dari
orang biasanya yang sering sms-an sama aku.
Orang aneh yang
kumaksud itu ialah temanku waktu sekolah dasar dulu. Dia bernama Ahmad Rizal
Baihaqi tapi dikontak hpku aku namai “ndowe” itu julukan dia sejak kecil. pesan
singkat itu berisi :
|
INDONESIAKU,
negeri yg subur tp rakyat nganggur.
sawahku
jadi mewah tanam padi tumbuh pabrik
tanam
jagung tumbuh gedung.
Negeri yg
cerdas tp rakyat tertindas.
Orang asing
dipuja smua warga tersiksa
Orang
pintar berebut rakyat lemah yg selalu salah.
Negeri yg
kaya tp rakyat merana.
Tanam saham
tumbuh korupsi
Tanam cinta
tumbuh aborsi
MERDEKA. .
. . . . . . . . . . . . . . . .
Hidup atau Mati
|
Itulah pesan singkat dari teman sekolah dasarku. Tepat pukul 17.34
WIB hari Kamis tanggal 10 Oktober 2013.
Aku balas pesan singkat tersebut dengan maksut kenapa dia ngirimin sebuah
statement seperti itu. Dibalas dengan smiley ketawa dan bilang “Biasa, kata
hati menolak keadaan”. Aku masih belum mengerti apa maksudnya dia ngirim pesan
tersebut. Setelah aku baca sampai 3 kali dan aku termenung akan makna yang
sangat dalam dengan pasan singkat tersebut. Setelah aku balas dengan tanda
tanya, dia bertanya sama aku “Kenapa kok mbales gitu doank?”, aku jawab “Gpp,
terkejut aja.” . Setelah itu, aku masih merasakan apa yang terjadi dengan
Negara kita ini.
Pikiranku langsung tertuju dengan adanya kasus-kasus korupsi yang
ada sekarang, seperti : korupsi ketua MK alias AM, korupsi sengketa Hambalang,
korupsi impor daging, dll. Tidak hanya kasus-kasus korupsi yang bisa menjadikan
Negara kita di injak-injak harga dirinya seperti kata temanku tadi “sawahku
jadi mewah tanam padi tumbuh pabrik, tanam jagung tumbuh gedung.” Banyak sekali
proyek-proyek pembangunan apartemen, hotel, bisa jadi proyek PT. KAI Monorel
yang sedang bekerja sekarang di Jakarta. Serta maraknya narkoba dikalangan
pemuda ataupun pejabat pemerintahan yang berkeliaran dimana-mana, ataupun yang
lain.
Dengan adanya bukti yang fakta dan real tidak ada penipuan atau
pembohongan public, itu merupakan harga diri yang tidak punya jasad sperti
manusia tanpa nyawa. Kita semua tahu dan kita pasti sadar dengan keadaan tersebut, tapi kita hanya rakyat biasa yang
hanya bisa melihat jatuhnya harga diri
negeri kita ini. Segala apapun yang kita punya tidak ada manfaat dan pasti itu
hancur atau direbut dengan Negara yang lain.
Aku termasuk generasi muda yang wajib dan harus
mempertahankan kualitas terbaik Negara. Secara, Indonesia ini banyak sekali
bibit-bibit unggul (generasi muda) yang perlu dipupuk kualitas atau kompetensi
dasarnya agar bibit tersebut dapat tumbuh dengan sempurna tanpa kurang satu
apapun. Dalam acara di televisi alias TV banyak sekali yang
menggembor-nggemborkan kasus-kasus yang sedang panas tetapi kenapa hanya
sebagian acara di TV ini yang menyiarkan bibit-bibit unggul yang sedang
berproses melawan kasus-kasus tersebut ? apakah ini salah generasi mudanya atau
sipa yang salah ini? Waktu yang hanya bisa menjawab semuanya.
Tetapi, mulai dari
sekarang aku sebagai generasi muda yang punya rasa peduli terhadap bangsa ini
harus bisa memberantas kasus-kasus yang ada sekarang walaupun itu hanya sedikit
dari proses pemberantasan kasus-kasus tersebut. Kita harus bisa bisa dan bisa
menguasai negeri ini. Itulah cerita yang
singkat dari hati yang sangat dalam dari hatiku yang punya keinginan untuk
meningkatkan semua yang ada. Maaf ya apabila ada kesalahan, ini hanya kata hati
alias unek-unek yang masih menggelntung kayak kempompong aja.. hahahahahahah J